RAPAT KERJA IKATA
Raker adalah singkatan dari rapat kerja yang biasa dilakukan oleh perusahaan atau organisasi, tak terkecuali IKATA. Sebagai organisasi alumni yang cukup Tangguh, Rapat Kerja dilakukan dengan tujuan untuk membahas berbagai hal terkait dengan program kerja, permasalahan, isu-isu dan strategi pengembangan orgnisasi. Raker dilaksanakan setidaknya sekali dalam empat tahun atau satu periode kepengurusan. Kenapa Raker Penting?
Raker sangat penting untuk membahas kesiapan dan soliditas serta identitas IKATA dalam menghadapi persoalannya dalam satu periode kedepan. Dalam sebuah raker, seluruh pengurus dan anggota lainnya dapat berdiskusi tentang berbagai hal terkait dengan program kerja, termasuk kendala yang dihadapi dan solusi untuk mengatasinya. Dengan demikian, raker dapat membantu organisasi untuk bergerak maju dengan lebih cepat dan efektif.
Raker 2021-2025
Jajaran pengurus Ikatan Alumni Tambang UPN Veteran Yogyakarta (IKATA) periode 2021-2025 menggelar rapat kerja (raker) di Hotel Bidakara Ruang Sadewa, Hotel Bidakara Jakarta Selatan, Sabtu (11 Februari 2023). Ini adalah penyelenggaraan Raker yang kedua selama kepengurusan, dan yang pertama diadakan 1 tahun sebelumnya diselenggarakan secara daring.
Kegiatan yang diawali dengan pemaparan dan evaluasi kerja tahun 2022 yang menjadi pijakan perencanaan kerja tahun 2023 ini, dihadiri oleh Dewan Pengawas, Pengurus Pusat, perwakilan Angkatan dan korwil yang dilakukan secara hybrid (on line dan off line). Beberapa program prioritas dan strategis muncul dalam acara raker, di antaranya pengadaan asset tetap (property/kesekretariatan), pengembangan rumah digital, perkuatan ekosistem perkoperasian serta kolaborasi lintas angkatan.
Raker membahas sejumlah agenda rencana kerja masing-masing bidang yang dikoordinasi oleh wakil ketua dan pembahasan serta saran dari Dewan Pengawas.
Dalam dua tahun ke depan IKATA akan fokus ke pemberdayaan anggota untuk pengadaan asset tetap dan giat koperasi. Mindset yang ditularkan kepada para anggota, yakni bagaimana organisasi alumni ini naik kelas. Tidak hanya media silaturahmi dan kumpul-kumpul, tapi bisa meningkat menjadi lebih kearah kemanfaatan organisasi bagi anggota, almamater dan masyarakat secara luas.
Dalam Rapat Kerja ini forum menegaskan, salah satu terobosan yang dilakukan adalah dengan memasukkan unsur teknologi dalam mengembangkan tata Kelola organisasi IKATA menjelang usianya yang ke-25. Di era digital IKATA sudah harus menggunakan teknologi untuk pengelolaan anggota yang lebih dari 6.000-an yang tersebar di seluruh Indonesia dan dunia. Mau tidak mau, IKATA harus adaptif terhadap perkembangan teknologi pada era society 5.0.
Dalam pengembangan organisasi alumni sebesar IKATA dibutuhkan mapping keanggotaan agar tercipta database yang akurat, karena berdasarkan data dari 6.000 anggota, belum separo yang sudah terdata. Kondisi tersebut dibutuhkan kerja bersama agar semua bidang terkait, Angkatan dan Wilayah melakukan pembenahan, baik dari segi partisipasi, kontribusi dan lainnya.
Sementara itu, untuk perkoperasian akan berkolaborasi dengan pihak-pihak terkait yang menjadi stake holder IKATA, Kampus, perusahaan pertambangan dan lainnya. Perseroan pun harus segera disiapkan agar lebih lincah dalam pengembangan usaha dibawah (sub ordinat) koperasi.
Program lain pada Rapat Kerja ini IKATA akan berupaya membantu mahasiswa atau fresh graduate dalam menyongsong dunia kerja melalui IKATA DEVELOPMENT PROGRAM yang diangap sangat dibutuhkan oleh para lulusan baru. Program itu untuk penyiapan generasi IKATA Tangguh.
Menurut Ketua Panitia Raker (Caesar Azeem, berdiri paling kanan), yang juga Wakil Sekjend Bidang Kerjasama antar Lembaga mengatakan bahwa selama 1 tahun terakhir ini IKATA melakukan giat kealumnian dengan intensitas yang cukup tinggi, sehingga sangat diperlukan kesiapan atas waktu, tenaga dan fikiran dari para pengurus.
Untuk memastikan keberhasilan raker, pihak yang terkait dengan topik yang akan dibahas diundang dan terlibat dalam rapat tersebut, baik dari internal maupun eksternal Organisasi. Hal ini dapat meliputi pengurus dan jajarannya, mitra, regulator, akademisi dan stake holder lainnya. Raker dipimpin langsung oleh Ketua Ikata saat itu. Tugas pimpinan rapat adalah untuk memastikan bahwa semua topik dibahas dengan baik dan setiap anggota/peserta rapat dapat mengeluarkan pendapat mereka.
Bagaimana Mengukur Keberhasilan Raker? Setelah selesai, harus dilakukan evaluasi keberhasilan raker berdasarkan tujuan yang telah ditentukan sebelumnya. Apakah tujuan tersebut berhasil dicapai? Apakah solusi terbaik telah ditemukan dan dapat diterapkan di Organisasi? Jika sukses, solusi yang telah disepakati diimplementasikan dalam jangka waktu yang ditentukan dan diawasi terus menerus secara bersama-sama.
Raker 2013-2017.
Raker merupakan salah satu cara terbaik untuk mengelola organisasi setangguh IKATA secara efetif dan effisien. Dengan memiliki agenda yang jelas, melibatkan semua pihak yang terkait, dan mengevaluasi keberhasilannya, rapat kerja dapat menjadi alat yang sangat efektif untuk membantu Organisasi dalam mencapai tujuannya.
Dari Kiri ke Kanan : Timbul Krishartanto, Prof. D.Haryanto, Hermani Suprapto, Ferry Rudiyanto, Wali Sabana, Heri Kuncoro dan Leader Daeli. Mengikuti Rapat Kerja Ikata Masa Bhakti 2013-2017 di Tempo Scan Kuningan Maret 2014. Tampak di belakang hadir pula Iriono Adi, Budiono Wibowo dan Agus Santoso
Pengukuhan Pengurus Ikata Masa Bhakti 2013-2017, diselenggarakan di BirdCage Cafe & Resto (Panglima Polim). Dari Kiri ke Kanan : Dodi Trianto (Wakil Ketua I), Joko Kus Sulistyoko (Wakil Ketua II), Lega Embunturun (Sekretaris Jenderal), Priyadi (Ketua Ikata) dan Emil Milawarma (Dewan Pengawas).
Suasana Pengukuhan Pengurus Ikata Masa Bhakti 2017-2021 di salah satu Resto di Jakarta Selatan